Pengolahan Citra di Matlab

Pengolahan citra pada MATLAB dapat dilakukan dengan cara mengisi fungsi pada bagian editor dengan memilih tombol editor yang ada pada task bar MATLAB seperti contoh editor MATLAB pada Gambar 2.9. Editor digunakan untuk menempatkan kode program pada GUI sebagai M-file.

Salah satu keunggulan dan keunikan MATLAB dalam pembuatan aplikasi adalah MATLAB handal untuk menampilkan data-data vektor atau matriks menjadi sebuah grafik, dapat juga digunakan untuk menampilkan data-data citra. Hal ini disebabkan data citra pada dasarnya berupa matriks warna dengan derajat keabuan tertentu yang biasanya bernilai 8 bit dengan rentang 0-255. Beberapa fungsi MATLAB yang dapat digunakan untuk menampilkan citra antara lain adalah imread, imshow dan imhist yang terdapat pada toolbox images processing.

  • Imread

Imread (images read) digunakan untuk membaca citra menjadi sebuah data matriks. Format citra yang dapat dibaca oleh MATLAB bermacam-macam seperti BMP, JPG, TIF, PNG dan sebagainya.

Contoh:

>>X = imread (‘64219.bmp’);

 

  • Imshow

Imshow (images show) digunakan untuk menampilkan data matriks menjadi sebuah gambar.

Contoh:

 

>>imshow (x);
  • Imtophat

Imtophat (images top-hat) digunakan untuk melakukan top-hat filtering, yaitu untuk menguatkan bagian atau daerah yang berwarna gelap berdasarkan nilai dari SE yang merupakan nilai strel.

Contoh:

>>im2 = imtophat(x, SE)

 

  •  Imbothat

Imbothat (images bottom-hat) digunakan untuk melakukan bottom-hat filtering, yaitu untuk menguatkan bagian atau daerah yang berwarna terang, berdasarkan nilai dari SE yang merupakan nilai strel.

Contoh:

>>im2 = imbothat(x, SE)

 

  • Imadd dan Imsubtract

Imadd (images add) dan imsubtract (images subtract) digunakan untuk menjumlahkan dan mengurangkan antar citra.

Contoh:

>>imadd(x, y);

>>imsubtract(x, y);

 

  • Rgb2gray

Rgb2gray digunakan untuk mengkonversikan citra berwarna menjadi hitam putih.

Contoh:

>>x2 = rgb2gray(x);

 

 

  • Medfilt2

Medfilt2 digunakan untuk melakukan median filter dua dimensi, yaitu membersihkan noise (derau) pada citra.

Contoh:

>>x2 = medfilt2(x);

 

 

  • Edge

Edge digunakan untuk deteksi tepi dengan berbagai metode. Metode-metodenya antara lain: Sobel, Roberts, Prewitt, LoG, dan Canny.

Contoh:

>>x2 = edge(x, ‘sobel’);

 

  •  Strel

Strel digunakan untuk membuat struktur elemen morfologi (bentuk).Misalnya, membuat bentuk diamond, disk dan lain-lain.Dipakai untuk bentuk penghapusan, penambahan atau sebagai perbandingan filter.Besarnya ukuran piksel tergantung pada nilai nominal pada fungsi tersebut.

Contoh:

>>SE = strel(‘disk’, 1);
  •  Imfill

Imfill (images fill) digunakan untuk mengisi daerah citra yang kosong seperti holes (lubang).

Contoh:

>>x2 = imfill(x, ‘holes’);

 

  •  Imerode

Imerode (images erode) digunakan untuk mengkikis tepi citra berdasarkan bentuk SE (hasil strel). Fungsi ini kebalikan dari fungsi imdilate.

Contoh:

>>x2 = imerode(x, SE);
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s