Perintah perintah dalam menggunakan Aplikasi ffmpeg

Sekarang, kita akan membahas beberapa perintah penting bagi FFmpeg untuk edit audio dan video anda. Salin video atau audio anda dalam folder bin di mana Anda akan melakukan pengeditan video. ganti nama audio dan video menjadi inputaudio dan inputvideo.

1. Ekstrak Audio hanya File Video

Setelah Anda sudah menguji bahwa FFmpeg bekerja dengan baik kemudian ketik perintah berikut:

ffmpeg -i inputvideo.mp4 -vn -ab 128 outputaudio.mp3

Disini -vn dipakai untuk meng-extract audio dan -ab digunakan untuk menyimpan audio 128Kbps file MP3. Anda dapat mengubah bit rate ke 256Kbps atau sesuatu yang lain. Hanya mengubah nilai setelah -AB. Semua file output akan disimpan secara otomatis dalam folder bin jika anda mau menyimpan ditempat lain cukup tambahkan nama direktori dan folder anda akan menyimpan ataupun mengambil file, contoh

ffmpeg -i d:\inputvideo.mp4 -vn -ab 128 e:\outputaudio.mp3.

2. Mengekstrak Video dan menghilangkan Audio

Dalam perintah tertulis di bawah, -an digunakan untuk menghapus audio dari file video. Perintah adalah:

ffmpeg -i inputvideo.mp4 -an mutevideo.mp4

3. Mengubah ukuran File Video

Dalam perintah tertulis di bawah ini, -s (size) digunakan untuk mengubah ukuran video perintah file.

ffmpeg -i inputvideo.mp4 -s 640×480 -c:a copy resizedvideo.mp4

640×480 adalah ukuran yang akan di bentuk dan diubah menjadi file baru.

4. Menambah Poster Gambar ke Audio File

Anda dapat menambahkan gambar poster untuk file audio Anda dengan mudah dan output akan menjadi file video dengan gambar yang ditampilkan menjadi background pada music player anda. Ini benar-benar berguna ketika meng-upload file MP3 ke video hosting dan situs berbagi.
Anda harus menyalin gambar dalam folder bin. Kemudian jalankan perintah ini:

ffmpeg -loop 1 -i inputimage.jpg -i inputaudio.mp3 -c:v libx264 -c:a –strict experimental -b:a 192k -shortest outputfile.mp4

5. Memotong File video ke dalam Clip kecil

The -ss Mendefinisikan starting time stamp (waktu di sini mulai adalah 45 detik) dan t mengatakan total durasi waktu untuk klip. waktu untuk file kedua adalah 40detik.

ffmpeg -i inputvideo.mp4 -ss 00:00:45 -codec copy -t 40 outputclip.mp4

6. Split File Video ke Beberapa Bagian

Anda dapat menggunakan perintah split untuk membagi file video besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, yaitu dengan perintah:

ffmpeg -i inputvideo.mp4 -t 00:00:59 -c copy part1.mp4 -ss 00:00:59 -codec copy part2.mp4

Berikut -t 00:00:59 merupakan bagian yang dibuat dari awal video sampai detik ke 59. -ss 00:00:59 menunjukkan waktu mulai untuk video. Ini berarti bahwa bagian-2 akan dimulai dari 59 detik dan akan berlanjut sampai dengan akhir file video asli.

7. Mengkonversi File Video dari Satu Format ke Format lain

Anda dapat melihat semua format yang didukung oleh FFmpeg dengan menggunakan perintah berikut:

ffmpeg -formats

Untuk mengkonversi file video dari satu format ke format lain, perintah berikut ini digunakan:

ffmpeg -i inputvideo.mp4 -c:v libx264 outputfilename.wmv

Perintah diatas adalah contoh ketika mengkonversi file .mp4 ke file .wmv.

8. Menggabungkan File Video

FFmpeg juga dapat bergabung beberapa video atau audio file dengan codec yang sama. Buat file text termasuk daftar semua file video masukan yang seharusnya digabung. File kunci diikuti dengan nama, path dan format file video. Tambahkan semua file dengan cara yang sama dalam file .txt dan menyimpan file ini Txt dalam folder bin.

filelist.jpg

Sekarang ketik perintah berikut untuk bergabung dengan file video:

ffmpeg -f concat -i file-list.txt -c copy outputfile.mp4

9. Memotong file Audio

Untuk tanaman bagian dari file audio, perintah berikut dapat digunakan:

ffmpeg -ss 00:00:15 -t 45 -i sampleaudio.mp3 croppedaudio.mp3

Di sini, -ss 00:00:15 adalah waktu file akan dipotong dan -t 45 adalah durasi dari file yang dipotong. jika file memiliki waktu 2menit atau 120 detik maka file baru akan dimulai di detik ke 15 dan berakhir di detik ke 60,

FFMPEG : Aplikasi edit audio dan video

FFmpeg adalah program komputer yang dapat merekam, mengkonversikan dan streaming audio dan video digital dalam berbagai format. FFmpeg merupakan aplikasi command line interface(CLI) yang terdiri dari kumpulan pustaka perangkat lunak bebas / open source. Termasuk libavcodec, library untuk audio codec / video codec yang digunakan oleh beberapa proyek lain, dan libavformat, library untuk audio / video mux kontainer dan demux kontainer. Nama proyek yang berasal dari grup video standar MPEG, di tambahkan “FF” untuk “fast forward”.

Ffmpeg berjalan seperti cmd pada windows. untuk mendapatkannya dapat didownload disini.

untuk mendownload ffmpeg anda dapat memilih versi o.s anda. untuk windows anda dapat memilih versi static untuk O.S windows 64 atau 32bit.

cara untuk menginstal ffmpeg pada windows:

  1. pastikan anda sudah memginstal 7zip atau winrar dilaptop andan untuk mengekstrak file yang sudah di download.
  2.  ekstrak ffmpeg static anda pada folder yang anda inginkan. jika berkas sudah diekstrak, maka anda akan mendapat hasil seperti dibawahffmpeg.jpg
  3. kemudian  anda akan menjalankan ff-prompt.bat. klik 2kali pada ff-prompt.bat. dan akan menghasilkan: ffmpe.jpg
  4. Anda siap melakukan pengeditan video dan audio anda.

Bidang Bidang pada Tubuh(Sagital, Coronal, Axial)

Seluruh dimensi dari tubuh manusia seperti yang terlihat dalam posisi anatomis, secara umum dapat dibagi melalui penggunaan bidang tubuh imajiner. Bidang ini membelah tubuh pada tingkat yang ditunjuk dari segala arah. Berikut empat bidang tubuh yang mendasar sebagaimana dimaksud dalam ilustrasi radiografi.

bidang tubuh.png

Sagittal Plane (Bidang Sagital)

Sagital plane adalah bidang yang membagi seluruh tubuh atau bagian tubuh ke dalam segmen dekstra (kanan) dan sinistra (kiri). Bidang ini merupakan bidang vertikal yang melalui tubuh dari depan ke belakang. Midsagittal Plane (MSP) adalah suatu bidang sagital tertentu yang melewati garis tengah tubuh dan membaginya menjadi dua bagian kanan dan kiri sama besar.

Coronal Plane (Koronal Bidang)

Coronal plane adalah bidang yang membagi seluruh tubuh atau bagian tubuh ke dalam segmen anterior (depan) dan posterior (belakang). Bidang ini melewati tubuh secara vertikal dari satu sisi ke sisi lain. Midcoronal Plane (MCP) adalah bidang koronal tertentu yang melewati garis tengah tubuh, membaginya menjadi dua bagian anterior dan posterior yang sama. Bidang ini sering disebut sebagai bidang midaxillary. Karena berimpit dengan axillary line.

Horizontal Plane (Bidang Horisontal)

Horisontal plane adalah suatu bidang melintang melalui tubuh atau bagian tubuh dan tegak lurus dengan bidang sagital dan koronal. Bidang ini membagi tubuh menjadi bagian superior dan inferior. Seringkali disebut sebagai bidang transversal atau aksial.

Oblique Plane (Bidang miring)

Oblique plane adalah suatu bidang yang membagi tubuh atau bagian tubuh menjadi dua melewati bagian tubuh pada setiap sudut antara tiga bidang yang dibahas sebelumnya (Sagital, Coronal, dan Horizontal).

Pengolahan Citra di Matlab

Pengolahan citra pada MATLAB dapat dilakukan dengan cara mengisi fungsi pada bagian editor dengan memilih tombol editor yang ada pada task bar MATLAB seperti contoh editor MATLAB pada Gambar 2.9. Editor digunakan untuk menempatkan kode program pada GUI sebagai M-file.

Salah satu keunggulan dan keunikan MATLAB dalam pembuatan aplikasi adalah MATLAB handal untuk menampilkan data-data vektor atau matriks menjadi sebuah grafik, dapat juga digunakan untuk menampilkan data-data citra. Hal ini disebabkan data citra pada dasarnya berupa matriks warna dengan derajat keabuan tertentu yang biasanya bernilai 8 bit dengan rentang 0-255. Beberapa fungsi MATLAB yang dapat digunakan untuk menampilkan citra antara lain adalah imread, imshow dan imhist yang terdapat pada toolbox images processing.

  • Imread

Imread (images read) digunakan untuk membaca citra menjadi sebuah data matriks. Format citra yang dapat dibaca oleh MATLAB bermacam-macam seperti BMP, JPG, TIF, PNG dan sebagainya.

Contoh:

>>X = imread (‘64219.bmp’);

 

  • Imshow

Imshow (images show) digunakan untuk menampilkan data matriks menjadi sebuah gambar.

Contoh:

 

>>imshow (x);
  • Imtophat

Imtophat (images top-hat) digunakan untuk melakukan top-hat filtering, yaitu untuk menguatkan bagian atau daerah yang berwarna gelap berdasarkan nilai dari SE yang merupakan nilai strel.

Contoh:

>>im2 = imtophat(x, SE)

 

  •  Imbothat

Imbothat (images bottom-hat) digunakan untuk melakukan bottom-hat filtering, yaitu untuk menguatkan bagian atau daerah yang berwarna terang, berdasarkan nilai dari SE yang merupakan nilai strel.

Contoh:

>>im2 = imbothat(x, SE)

 

  • Imadd dan Imsubtract

Imadd (images add) dan imsubtract (images subtract) digunakan untuk menjumlahkan dan mengurangkan antar citra.

Contoh:

>>imadd(x, y);

>>imsubtract(x, y);

 

  • Rgb2gray

Rgb2gray digunakan untuk mengkonversikan citra berwarna menjadi hitam putih.

Contoh:

>>x2 = rgb2gray(x);

 

 

  • Medfilt2

Medfilt2 digunakan untuk melakukan median filter dua dimensi, yaitu membersihkan noise (derau) pada citra.

Contoh:

>>x2 = medfilt2(x);

 

 

  • Edge

Edge digunakan untuk deteksi tepi dengan berbagai metode. Metode-metodenya antara lain: Sobel, Roberts, Prewitt, LoG, dan Canny.

Contoh:

>>x2 = edge(x, ‘sobel’);

 

  •  Strel

Strel digunakan untuk membuat struktur elemen morfologi (bentuk).Misalnya, membuat bentuk diamond, disk dan lain-lain.Dipakai untuk bentuk penghapusan, penambahan atau sebagai perbandingan filter.Besarnya ukuran piksel tergantung pada nilai nominal pada fungsi tersebut.

Contoh:

>>SE = strel(‘disk’, 1);
  •  Imfill

Imfill (images fill) digunakan untuk mengisi daerah citra yang kosong seperti holes (lubang).

Contoh:

>>x2 = imfill(x, ‘holes’);

 

  •  Imerode

Imerode (images erode) digunakan untuk mengkikis tepi citra berdasarkan bentuk SE (hasil strel). Fungsi ini kebalikan dari fungsi imdilate.

Contoh:

>>x2 = imerode(x, SE);

Pengolahan Citra

Pengolahan citra adalah pemrosesan citra, khususnya dengan menggunakan komputer menjadi citra yang kualitasnya lebih baik.Pengolahan citra bertujuan memperbaiki kualitas citra agar mudah diinterpretasi oleh manusia atau komputer. Umumnya, operasi-operasi pada pengolahan citra diterapkan pada citra bila (Bankman, 2000):

  1. Perbaikan atau memodifikasi citra perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas penampakan atau untuk menonjolkan beberapa aspek informasi yang terkandung di dalam citra.
  2. Elemen di dalam citra perlu dikelompokkan, dicocokkan, atau diukur.
  3. Sebagian citra perlu digabung dengan bagian citra yang lain.

Pengolahan citra digital adalah disiplin ilmu yang melahirkan teknik-teknik untuk mengolah citra agar dapat menghasilkan informasi sesuai dengan harapan dari suatu citra. Pengolahan citra digital dapat digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan analisis dalam berbagai bidang, seperti: kedokteran/medis, meteorologi, geofisika dan lain-lain.

Terdapat beragam operasi-operasi yang dapat dilakukan dalam pengolahan citra digital. Secara umum, operasi pengolahan citra digital dapat diklasifikasikan dalam beberapa jenis sebagai berikut (Rinaldi, 2004):

  1. Perbaikan kualitas citra (image enhancement)

Jenis operasi ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas citra dengan cara memanipulasi parameter-parameter citra. Dengan operasi ini, ciri-ciri khusus yang terdapat di dalam citra lebih ditonjolkan. Contoh operasi perbaikan citra: penapisan derau (noise filtering), dan perbaikan tepian objek (edge enhancement).

  1. Pemugaran citra (image restoration)

Operasi ini bertujuan menghilangkan/meminimumkan cacat pada citra. Tujuan pemugaran citra hampir sama dengan operasi perbaikan citra. Bedanya pada pemugaran citra, penyebab degradasi gambar diketahui. Contoh-contoh operasi pemugaran citra: penghilangan kesamaran (deblurring) dan penghilang derau (noise).

 

  1. Pemampatan citra (image compression)

Jenis operasi ini dilakukan agar citra dapat direpresentasikan dalam bentuk yang lebih kompak sehingga memerlukan memori yang lebih sedikit.Hal penting yang harus diperhatikan dalam pemampatan adalah citra yang telah dimampatkan harus tetap mempunyai kualitas gambar yang bagus.

  1. Segmentasi citra (image segmentation)

Jenis operasi ini bertujuan untuk memecah suatu citra ke dalam beberapa segmen dengan suatu kriteria tertentu.Jenis operasi ini berkaitan erat dengan pengenalan pola.

  1. Pengorakan citra (image analysis)

Jenis operasi ini bertujuan untuk menghitung besaran kuantitif dari citra untuk menghasilkan deskripsinya.Teknik pengorakan citra mengekstrasi ciri-ciri tertentu yang membantu dalam identifikasi objek. Proses segmentasi kadangkala diperlukan untuk melokalisasi objek yang diinginkan dari sekelilingnya. Contoh-contoh operasi pengorokan citra: pendeteksian tepi objek (edge detection), ekstraksi batas (boundary) dan representasi daerah (region).

  1. Rekonstruksi citra (image reconstruction)

Jenis operasi ini bertujuan untuk membentuk ulang objek dari beberapa citra hasil proyeksi.Operasi rekonstruksi citra banyak digunakan dalam bidang medis.Misalnya, beberapa foto roentgendengan sinar X digunakan untuk membentuk ulang gambar organ tubuh.

Citra analog dan digital

Citra

Menurut Sutoyo (2009), citra adalah suatu representasi (gambaran), kemiripan, atau imitasi dari suatu objek. Citra sebagai keluaran suatu sistem perekaman data dapat bersifat optik berupa foto, bersifat analog berupa sinyal-sinyal video seperti gambar pada monitor televisi, atau bersifat digital yang dapat langsung disimpan pada suatu media penyimpanan.

1. Citra Analog

Citra analog adalah citra yang bersifat kontinu, seperti gambar pada monitor televisi, foto sinar X, foto yang tercetak di kertas foto, lukisan, pemandangan alam, hasil CT scan, gambar-gambar yang terekam pada pita kaset, dan lain sebagainya. Citra analog tidak dapat direpresentasikan dalam komputer sehingga tidak dapat diproses di komputer secara langsung.Oleh sebab itu, agar citra dapat diproses di komputer, proses konversi analog ke digital harus dilakukan terlebih dahulu(Sutoyo, 2009). Citra analog dihasilkan dari alat-alat analog, seperti video kamera analog, kamera foto analog, CT scan, dan lain-lain.

2. Citra Digital

Citra digital adalah citra yang dapat diolah oleh komputer. Ada banyak cara untuk menyimpan citra digital di dalam memori. Cara penyimpanan menentukan jenis citra digital yang terbentuk. Beberapa jenis citra digital yang sering digunakan adalah sebagai berikut (Sutoyo, 2009):

  • Citra Binner

Banyaknya warna pada citra biner adalah dua, yaitu hitam dan putih. Dibutuhkan 1 bit memori untuk menyimpan kedua warna ini.

mono.jpg

Bit 0 = warna hitam

Bit 1 = warna putih.

  • Citra Grayscale (Skala Keabuan)

Banyaknya warna pada citra grayscale tergantung pada jumlah bit yang disediakan di memori untuk menampung kebutuhan warna ini.

Citra 2 bit mewakili empat warna dengan gradasi warna berikut:

biner.jpg
Citra 3 bit mewakili delapan warna dengan gradasi warna berikut:

3bit.jpg

  • Citra Warna (True Color)

Setiap piksel pada citra warna mewakili warna yang merupakan kombinasi dari tiga warna dasar (RGB = Red Green Blue). Setiap warna dasar menggunakan penyimpanan 8 bit = 1 byte, yang berarti setiap warna mempunyai gradasi sebanyak 255 warna. Setiap piksel mempunyai kombinasi warna sebanyak 28.28.28 = 224 = 16 juta warna lebih.

 

Referensi:

Rinaldi Munir, Pengolahan Citra Digital dengan Pendekatan Algoritmik, Penerbit Informatika, Bandung, 2004.

 

 

 

Cara membuat komputer aman dari flashdisk yang terjangkit virus

Berikut adalah cara mengamankan komputer anda tanpa anti virus dari virus-virus yang ada pada flashdisk:

  1. Cara ini dipakai untuk menangani agar komputer tidak terinfeksi oleh bermacam-macam virus. Yang menempel pada file atau folder di flshdisk.
  2. Tekan tombol windows+ R. Kemudian ketik notepad dan run.
  3. Pada notepad ketik:

c:/Windows/system32/attrib –s –h –r  /s /d  e:/*.*

c:/Windows/system32/attrib –s –h –r  /s /d  f:/*.*

c:/Windows/system32/attrib –s –h –r  /s /d  g:/*.*

c:/Windows/system32/attrib –s –h –r  /s /d  h:/*.*

c:/Windows/system32/attrib –s –h –r  /s /d  i:/*.*

pause.

  1. Save sebagai batch file: contoh antivirus.bat
  2. Cukup klik file antivirus.bat setiap memasukan flashdisk maka komputer anda akan aman dan file.

Keterangan perintah diatas.

c:/Windows/system32/ adalah tempat cmd pada windows anda

attrib adalah perintah pada cmd untuk merubah attribut file

–s –h –r adalah perubah atribut. s untuk sistem h untuk hidden, r untuk restricted.